Kelompok KKN 50 Berau 09 baru-baru ini melaksanakan sosialisasi tentang eco enzym dan hidroponik di Desa Gurimbang. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep ramah lingkungan dalam pertanian dan pengelolaan limbah. Eco enzym, yang merupakan fermentasi dari bahan-bahan sederhana seperti gula merah, air, dan limbah rumah tangga seperti sayur selada, timun, wortel, dan kuini, dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pembersihan dan pupuk tanaman. Dalam sesi ini, masyarakat diperkenalkan pada cara pembuatan eco enzym dan manfaatnya yang bisa mengurangi penggunaan bahan kimia serta mengolah limbah rumah tangga secara efektif.
Selain itu, pelatihan hidroponik juga menjadi bagian penting dari sosialisasi ini. Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa tanah yang memanfaatkan larutan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Teknik ini menawarkan solusi efisien untuk pertanian di lahan terbatas dan dapat dilakukan di lingkungan rumah. Dengan memadukan penggunaan eco enzym, yang berfungsi sebagai pupuk organik, peserta pelatihan diajarkan cara menanam sayuran dan tanaman herbal secara hidroponik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Partisipasi masyarakat Gurimbang dalam acara ini sangat antusias, menunjukkan minat yang besar dalam mengadopsi metode pertanian modern dan berkelanjutan. Kelompok KKN 50 Berau 09 berharap pelatihan ini dapat memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola limbah rumah tangga dengan lebih baik dan menerapkan teknik hidroponik sebagai alternatif pertanian yang lebih efisien. Dengan pengetahuan yang baru diperoleh, diharapkan mereka dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan keberlanjutan pertanian di desa mereka.