Di Kampung Gurimbang, dengan tanah yang subur dan luasnya lahan yang ada membuat masyarakat banyak yang menanam tanaman herbal atau biasa disebut TOGA atau Tanaman Obat Keluarga. Namun dengan minimnya pengetahuan masyarakat di Kampung Gurimbang akan fungsi TOGA menjadikan pemanfaatan TOGA untuk kesehatan kurang maksimal. Perlu adanya perhatian khusus untuk mampu memaksimalkan pengembangan Tanaman Obat Keluarga ini agar mampu menjadi obat alternatif bagi masyarakat. Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga atau biasa disebut ASMAN TOGA merupakan wadah bagi masyarakat untuk dapat mengoptimalisasi Tanaman Obat Keluarga ini agar lebih maksimal dan dapat memperoleh manfaat dari Tanaman Obat Keluarga itu sendiri. Pembentukan ASMAN TOGA sendiri menjadi jalan keluar yang tepat melihat dalam perawatannya, Tanaman Obat Keluarga masih kurang perhatian hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan untuk perawatannya. Dengan adanya ASMAN TOGA sehingga mampu menciptakan kader yang paham dalam hal pengembangan dan perawatan Tanaman Obat Keluarga sehingga dalam pengembangannya mampu mendapatkan manfaat untuk masyarakat.Kegiatan ini diawali dengan melakukan study banding Asman Toga di Kampung Labanan Jaya untuk mempelajari dan meningkatan pembuatan dan pemeliharaan tanaman TOGA seiring dengan Kampung Labanan Jaya sebagai Juara 1 asman toga tingkat provinsi Kalimantan Timur dan juga pelatihan akupresur.
Bapak Edi Gunawan selaku Kepala Kampung mendukung penuh kegiatan ASMAN TOGA ini untuk mempermudah dalam pengembangan Tanaman TOGA di Kampung Gurimbang. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan dan pembinaan masyarakat mengenai pengenalan ASMAN TOGA dan bagaimana perawatan tanaman dan pengembangan tanaman untuk menjadi produk yang lebih memiliki nilai pakai dan juga pelatihan mengenai akupresur. Kegiatan ini diikuti oleh TP. PKK Gurimbang, mahasiswa KKN 48 Unmul, juga staff aparatur Kampung Gurimbang. Kegiatan ini diawali penyampaian mengenai pengenalan jenis tanaman di ASMAN TOGA Kampung Labanan Jaya dan berbagai fungsi hingga manfaatnya. Kemudian dilanjutkan mengenai bagaimana cara perawatan dan pengembangan menjadi produk yang lebih bernilai guna. Harapannya dengan adanya kegiatan ini, pengembangan Tanaman Obat Keluarga mampu lebih maksimal sehingga kedepannya masyarakat Kampung Gurimbang mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan kesehatannya dan masyarakat mampu memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.